Menulis untuk sebuah pencarian yang tak berkesudahan. Menulis untuk mengaktualisasi yang asalnya cuma bayang-bayang. Menulis untuk merumuskan lintasan-lintasan yang tiba-tiba muncul dalam pikiran. Menulis untuk menyapa lembutnya hati dan dalamnya perasaan. Menulis untuk secara perlahan dan terus-menerus menguatkan keyakinan. Menulis untuk memaknai setiap torehan dan liku kehidupan. Menulis untuk berupaya menggapai hakikat dan kesejatian.

Sabtu, 11 Juni 2022

Tutur Kata #6


Tanda seorang telah merasakan manisnya iman adalah pikirannya terbuka dan jalan, sehingga mampu sampai pada hikmah dari setiap keadaan.

[Pengajian KH. Ahmad Asrori Al-Ishaqy]

0 komentar:

Posting Komentar