Menulis untuk sebuah pencarian yang tak berkesudahan. Menulis untuk mengaktualisasi yang asalnya cuma bayang-bayang. Menulis untuk merumuskan lintasan-lintasan yang tiba-tiba muncul dalam pikiran. Menulis untuk menyapa lembutnya hati dan dalamnya perasaan. Menulis untuk secara perlahan dan terus-menerus menguatkan keyakinan. Menulis untuk memaknai setiap torehan dan liku kehidupan. Menulis untuk berupaya menggapai hakikat dan kesejatian.

Sabtu, 11 Juni 2022

Berserah


Saat pikiran hanya bisa mengangan.
Sedang hati tak sanggup lagi menahan.
Ketika mata tak mau terpejam.
Tapi kaki berjalan pun enggan.

Yang jauh semakin tak tergapai.
Yang dekat menjauh pergi.
Yang di tangan tak tergenggam lagi.
Sendiri aku berteman sepi.

Aku hanya seutas tali.
Yang bahkan tak cukup menjerat
       tanganku sendiri.
Dari subalnya laku.
Dalam kekerdilan aku terus berjibaku.

Aku selembar daun kering.
Terpotang-panting dalam hembus angin:
setiap inginku.
Terhempas lepas dihampar langit
       tak berbatas.

Kekuasaan habis sudah.
Kekuatan tak lagi bertuah.

-Sam Palgunadi-
Tangerang Selatan, 8 Mei 2012

0 komentar:

Posting Komentar