Menulis untuk sebuah pencarian yang tak berkesudahan. Menulis untuk mengaktualisasi yang asalnya cuma bayang-bayang. Menulis untuk merumuskan lintasan-lintasan yang tiba-tiba muncul dalam pikiran. Menulis untuk menyapa lembutnya hati dan dalamnya perasaan. Menulis untuk secara perlahan dan terus-menerus menguatkan keyakinan. Menulis untuk memaknai setiap torehan dan liku kehidupan. Menulis untuk berupaya menggapai hakikat dan kesejatian.

Jumat, 17 Juni 2022

Pustaka Rasa #7


Sisi romantisme masa lalu itu hanya indah saat dikenangkan. Ketika dimasuki kembali, yang terasa domiman tinggallah puing-puing keraguan.

-Sam Palgunadi-
27 Desember 2013

0 komentar:

Posting Komentar