Menulis untuk sebuah pencarian yang tak berkesudahan. Menulis untuk mengaktualisasi yang asalnya cuma bayang-bayang. Menulis untuk merumuskan lintasan-lintasan yang tiba-tiba muncul dalam pikiran. Menulis untuk menyapa lembutnya hati dan dalamnya perasaan. Menulis untuk secara perlahan dan terus-menerus menguatkan keyakinan. Menulis untuk memaknai setiap torehan dan liku kehidupan. Menulis untuk berupaya menggapai hakikat dan kesejatian.

Tampilkan postingan dengan label Pustaka Rasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pustaka Rasa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 September 2022

Pustaka Rasa #11


TEOREMA SENJA: Semua pengembaraan adalah rindu. Setiap rindu akan berjumpa Sang Kekasihdi terminal-terminal kesaksian. Hanyut bersatunya subyek dengan objek kesaksian itulah Cinta.

-Sam Palgunadi-
27 Oktober 2013

Pustaka Rasa #10

"Pengetahuan tak selalu identik dengan keberuntungan, karena banyak tahu bisa jadi adalah penyebab kepedihan. Dan mereka yang pelupa menjadi seberuntung-beruntungnya manusia."

-Sam Palgunadi-
8 Juni 2012

Pustaka Rasa #9

Hati juga pewarta yang baik. Ketika lisan tak lagi dapat berkata-kata, do'a dari hati yang tulus akan sampai pada siapa yang menjadi maksunya.

-Sam Palgunadi-
21 Desember 2013

Selasa, 19 Juli 2022

Pustaka Rasa #8


Pengembaraan itu selalu mencari jalan untuk mengadakan perjumpaan kedua, ketiga, dan seterusnya. Demikianlah kerinduan bermakna.

-Sam Palgunadi-
22 Juni 2014

Jumat, 17 Juni 2022

Pustaka Rasa #7


Sisi romantisme masa lalu itu hanya indah saat dikenangkan. Ketika dimasuki kembali, yang terasa domiman tinggallah puing-puing keraguan.

-Sam Palgunadi-
27 Desember 2013

Rabu, 08 Juni 2022

Pustaka Rasa #6


Seseorang boleh memilih jalan manapun sesukanya. Tapi pada saatnya ada satu jalan yang tak pernah bisa ia hindarkan. Dialah perpisahan.

-Sam Palgunadi-
29 Desember 2013

Minggu, 05 Juni 2022

Pustaka Rasa #5


Perjalanan selalu punya ujung dan terminal-terminal tempat istirah. Sementara kembali adalah tujuan yang pasti.

-Sam Palgunadi-
7 Oktober 2013

Pustaka Rasa #4


Ada dua momentum senja yang paling syahdu: saat tenggelam dalam nuansa kepekatan rindu; atau bersemayam dalam ketakberdayaan cinta.

-Sam Palgunadi-
15 September 2013

Sabtu, 28 Mei 2022

Pustaka Rasa #3


Ada suatu saat yang selalu aku tunggu: menanggalkan busana kebesaran rindu, untuk bertelanjang dalam kesederhanaan cinta.

-Sam Palgunadi-
22 Mei 2012

Rabu, 25 Mei 2022

Pustaka Rasa #2

Untuk tahu siapa yang kamu cinta, jangan tanyakan siapa-siapa selain hatimu. Untuk putuskan cintamu buat siapa, jangan lihat apa-apa selain hatinya. 

-Sam Palgunadi-
Tangerang Selatan, 13 Agustus 2012

Pustaka Rasa #1

Menulis untuk sebuah pencarian yang tak berkesudahan. Menulis untuk mengaktualisasi yang asalnya cuma bayang-bayang. Menulis untuk merumuskan lintasan-lintasan yang tiba-tiba muncul dalam pikiran. Menulis untuk menyapa lembutnya hati dan dalamnya perasaan. Menulis untuk secara perlahan dan terus-menerus menguatkan keyakinan. Menulis untuk memaknai setiap torehan dan liku kehidupan. Menulis untuk berupaya menggapai hakikat dan kesejatian.

-Sam Palgunadi-
Tangerang Selatan, 31 Maret 2011