Menulis untuk sebuah pencarian yang tak berkesudahan. Menulis untuk mengaktualisasi yang asalnya cuma bayang-bayang. Menulis untuk merumuskan lintasan-lintasan yang tiba-tiba muncul dalam pikiran. Menulis untuk menyapa lembutnya hati dan dalamnya perasaan. Menulis untuk secara perlahan dan terus-menerus menguatkan keyakinan. Menulis untuk memaknai setiap torehan dan liku kehidupan. Menulis untuk berupaya menggapai hakikat dan kesejatian.

Rabu, 25 Mei 2022

Pustaka Rasa #2

Untuk tahu siapa yang kamu cinta, jangan tanyakan siapa-siapa selain hatimu. Untuk putuskan cintamu buat siapa, jangan lihat apa-apa selain hatinya. 

-Sam Palgunadi-
Tangerang Selatan, 13 Agustus 2012

0 komentar:

Posting Komentar