Menulis untuk sebuah pencarian yang tak berkesudahan. Menulis untuk mengaktualisasi yang asalnya cuma bayang-bayang. Menulis untuk merumuskan lintasan-lintasan yang tiba-tiba muncul dalam pikiran. Menulis untuk menyapa lembutnya hati dan dalamnya perasaan. Menulis untuk secara perlahan dan terus-menerus menguatkan keyakinan. Menulis untuk memaknai setiap torehan dan liku kehidupan. Menulis untuk berupaya menggapai hakikat dan kesejatian.

Kamis, 26 Mei 2022

Angin

Angin menuturkan kesan,
semilir berhembus ke langit harapan.
Jika kegelapan mulai mendesir
ketakutan, Tuan.
Kemana malam akan melabuhkan bahtera
selain pada: suaka-Mu.

-Sam Palgunadi-
Ambon, 7 Januari 2018

0 komentar:

Posting Komentar