Seperti malam, yang heningnya
seolah mengisahkan sepenggal cerita.
Sebuah angan,
yang merindukan hadir-Mu
di penantian penuh sunyi dalam dada.
Tanpa kata. Tanpa suara.
Melalui goresan pena
aku melukis
keadaan yang tiada.
Dalam udara. Dalam cahaya.
Rinduku tertambat pada hasrat berjumpa.
Datanglah kembali dalam gelap malamku
melalui setitik cahaya.
Segarkanlah penat hatiku
dengan sesapuan udara.
Tuhan, dekap aku dalam cinta.
-Sam Palgunadi-
Jayapura, 26 Desember 2014

0 komentar:
Posting Komentar