Menulis untuk sebuah pencarian yang tak berkesudahan. Menulis untuk mengaktualisasi yang asalnya cuma bayang-bayang. Menulis untuk merumuskan lintasan-lintasan yang tiba-tiba muncul dalam pikiran. Menulis untuk menyapa lembutnya hati dan dalamnya perasaan. Menulis untuk secara perlahan dan terus-menerus menguatkan keyakinan. Menulis untuk memaknai setiap torehan dan liku kehidupan. Menulis untuk berupaya menggapai hakikat dan kesejatian.

Minggu, 27 November 2011

Nyanyian Sepi

sendiri
kuingin nyanyikan sajak sepi
setelah dalam mimpi kau mengisi
pada lamunan kau menghampiri
seakan kembali

kau telah lama pergi
kau pun di sana kini
namun tak kumengerti
kau melekat erat dalam hati
sampai kini tak terganti

aku menjadi tau
bukan soal aku dan kamu
tetapi hatiku dan hatimu
tentang rasa yang satu
di balik jarak dan waktu

barangkali kau tiada rasa padaku
tak apa, itu hanya soal waktu
atau mungkin kau masih ragu
biarkan nantinya kekuatan kalbu
kan buktikan padamu

kuikhlaskan direnggut dariku
bahgia itu
biar kepercayaan yang berkata
bukan saatnya rasa
kini yang ada tinggal keberanian-pengorbanan
demi sampainya sepucuk harapan


Pondok Aren
26 Nopember 2011
16:45

0 komentar:

Posting Komentar