Menulis untuk sebuah pencarian yang tak berkesudahan. Menulis untuk mengaktualisasi yang asalnya cuma bayang-bayang. Menulis untuk merumuskan lintasan-lintasan yang tiba-tiba muncul dalam pikiran. Menulis untuk menyapa lembutnya hati dan dalamnya perasaan. Menulis untuk secara perlahan dan terus-menerus menguatkan keyakinan. Menulis untuk memaknai setiap torehan dan liku kehidupan. Menulis untuk berupaya menggapai hakikat dan kesejatian.

Jumat, 25 November 2011

Mencari Arah

ah, tak akan!
kupikir kau hilang
ku tak rasakan kau selalu datang
dari secangkir wedang atau rokok sebatang
dari arah pandang atau mimpi saat petang
tak akan,
tak kubiarkan

ku hanya mencari arah
mengekang angan tak bertuah
menentang jalan tuk peroleh berkah
tapi akankah?
saat yakin merengkah,
pecah
tinggal gelisah

maksud hati menggapai mimpi,
tinggi nan sejati
tapi angan bukan tangan
mimpi tidaklah kaki
sampai kapan?
hanya kerinduan
dan kau semakin hilang



Pondok Aren
25 Nopember 2011
02:44

0 komentar:

Posting Komentar