ah, tak akan!
kupikir kau hilang
ku tak rasakan kau selalu datang
dari secangkir wedang atau rokok sebatang
dari arah pandang atau mimpi saat petang
tak akan,
tak kubiarkan
ku hanya mencari arah
mengekang angan tak bertuah
menentang jalan tuk peroleh berkah
tapi akankah?
saat yakin merengkah,
pecah
tinggal gelisah
maksud hati menggapai mimpi,
tinggi nan sejati
tapi angan bukan tangan
mimpi tidaklah kaki
sampai kapan?
hanya kerinduan
dan kau semakin hilang
Pondok Aren
25 Nopember 2011
02:44
Jumat, 25 November 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar