Menulis untuk sebuah pencarian yang tak berkesudahan. Menulis untuk mengaktualisasi yang asalnya cuma bayang-bayang. Menulis untuk merumuskan lintasan-lintasan yang tiba-tiba muncul dalam pikiran. Menulis untuk menyapa lembutnya hati dan dalamnya perasaan. Menulis untuk secara perlahan dan terus-menerus menguatkan keyakinan. Menulis untuk memaknai setiap torehan dan liku kehidupan. Menulis untuk berupaya menggapai hakikat dan kesejatian.

Selasa, 19 Juli 2022

Pustaka Rasa #8


Pengembaraan itu selalu mencari jalan untuk mengadakan perjumpaan kedua, ketiga, dan seterusnya. Demikianlah kerinduan bermakna.

-Sam Palgunadi-
22 Juni 2014

0 komentar:

Posting Komentar